PT PIM Diminta Distribusikan Pupuk Bersubsidi Tepat Waktu
Foto: Mulyadi/HabaAceh.idLhoksukon – Anggota Komisi III DPRK Aceh Utara menggelar pertemuan dengan pihak PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) di Gedung DPRK setempat untuk membahas penyediaan pupuk bersubsidi bagi petani di wilayah tersebut.
Dalam pertemuan yang dilaksanakan di Gedung DPRK Aceh Utara, Jumat (10/1) 2024 kemarin, isu distribusi pupuk yang sering dikeluhkan oleh petani menjadi topik utama yang dibahas.
Wakil Ketua Komisi III DPRK Aceh Utara, Tgk. Mawardi, mengatakan distribusi pupuk yang tepat waktu akan membantu petani memanfaatkan pupuk secara maksimal, sehingga hasil pertanian dapat meningkat.
“Kami berharap PT PIM dapat menjamin kelancaran distribusi pupuk bersubsidi bagi petani di Aceh Utara,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota Komisi III DPRK Aceh Utara, Abuzar menekankan pentingnya penyaluran pupuk bersubsidi yang tepat sasaran dan tepat waktu.
"Hal ini sangat penting untuk mendukung program sistem musim tanam sawah bergilir yang diterapkan oleh Bupati terpilih, agar kelangkaan pupuk dapat diatasi," katanya.
Abuzar juga meminta agar PT PIM mengambil tindakan tegas terhadap agen atau distributor yang diduga mempermainkan distribusi pupuk bersubsidi, yang dapat merugikan petani.
"Kami berharap PT PIM menjaga kelancaran distribusi dan mencegah praktik yang merugikan petani," tegasnya.
Sementara itu, Manajemen PT PIM, yang diwakili oleh Sekretaris Perusahaan Maimun, menyatakan dukungannya terhadap upaya pemerintah Aceh Utara, asalkan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Maimun menegaskan bahwa PIM siap menyalurkan pupuk bersubsidi sesuai kuota yang ditentukan oleh pemerintah untuk Provinsi Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, dan Kepri.
Pihaknya juga menekankan pentingnya distribusi yang tepat waktu, terutama pada musim tanam. Bahkan mendukung program ketahanan pangan nasional, dan berharap pupuk sampai ke petani pada waktunya agar mereka bisa memaksimalkan penggunaannya.
"Kami tentu juga mendukung penuh terhadap langkah pemerintah Aceh Utara, selama tidak bertentangan dengan regulasi yang ada, sesuai dengan slogan Aceh Utara Bangkit," ujarnya.
"Kita juga harap pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan PT PIM untuk memastikan distribusi pupuk bersubsidi berjalan lancar, serta memenuhi kebutuhan petani di Aceh Utara secara adil dan merata," tutupnya.








Komentar