Pemerintah Aceh Batasi Pembelian Solar Subsidi

Pemerintah Aceh Batasi Pembelian Solar SubsidiFoto: Rianza/HabaAceh.id
Ilustrasi antrean BBM di Banda Aceh.

“SE tersebut merupakan tinjut (tindak lanjut) dari rapat koordnasi lintas instansi bulan lalu. Di mana terjadi antrean disebabkan perbedaan harga yg sangat besar antara BBM subsidi dengan nonsubsidi,” kata MTA.

Banda Aceh – Penjabat (Pj) Gubernur Aceh Achmad Marzuki mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait pengendalian pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) tertentu solar subsidi (Biosolar). 

SE bernomor 542/21981 tersebut diterbitkan guna mencegah antrean panjang yang selama ini kerap terjadi saat pengisian BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Pada poin keenam SE itu dirincikan jenis kendaraan dan batas pembelian BBM subsidi (Biosolar) per harinya. Di mana, kendaraan pribadi roda empat paling banyak bisa membeli sebesar 25 liter per hari, kendaraan pribadi roda enam paling banyak sebesar 40 liter per hari dan kendaraan umum/barang roda empat paling banyak sebesar 80 liter per hari.

Kemudian, kendaraan umum angkutan barang roda enam paling banyak 60 liter per hari, kendaraan umum angkutan barang lebih dari roda enam paling banyak 200 liter per hari dan kendaraan umum angkutan orang lebih dari roda enam paling banyak 200 liter per hari. 

“SE tersebut merupakan tinjut (tindak lanjut) dari rapat koordnasi lintas instansi bulan lalu. Di mana terjadi antrean disebabkan perbedaan harga yg sangat besar antara BBM subsidi dengan nonsubsidi,” kata Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Aceh, Muhammad MTA dalam keterangan tertulis, Selasa (3/1).

Menurut MTA, sejak pemerintah pusat mengumumkan kenaikan harga BBM, masyarakat banyak beralih menggunakan ke BBM subsidi ketimbang BBM nonsubsidi.

Oleh karena itu, solusi terbaik untuk mencegah antrean BBM di SPBU ialah adanya penambahan kuota BBM subsidi atau penurunan harga BBM nonsubsidi. 

“Pertamina memastikan tidak ada pengurangan kuota, ini murni kesenjangan harga subsidi dan nonsubsidi. Dan alhamdulillah siang ini akan dilakukan penurunan harga BBM nonsubsidi oleh pemerintah,” sebutnya. 

MTA menilai penurunan harga BBM nonsubsidi oleh pemerintah menjadi solusi guna mengatasi antrean mengular yang selama ini terjadi di SPBU-SPBU di Aceh.

“Ini mungkin akan menjadi salah satu solusi yang baik terhadap masalah antrian yang terjadi,” ungkapnya.

Editor:

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...