MaTA Ungkap Rp550 Miliar APBA 2024 Digunakan untuk PON XXI

Foto: Rianza/HabaAceh.id
Koordinator MaTA, Alfian, dalam diskusi Aceh Resource & Development bertajuk “Pj Gubernur Aceh Berganti, Ditunggu Gerak Cepatnya” di Moorden Kafe, Pango, Banda Aceh, Senin (1/4).

Banda Aceh — Koordinator Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian, mengungkapkan terdapat sekitar Rp550 miliar Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2024 digunakan untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatra Utara.

“Dalam dokumen evaluasi Mendagri, ada Rp550 miliar dari APBA untuk PON, dan ini jumlahnya sangat besar,” kata Alfian, dalam diskusi Aceh Resource & Development bertajuk “Pj Gubernur Aceh Berganti, Ditunggu Gerak Cepatnya” di Moorden Kafe, Pango, Banda Aceh, Senin (1/4).

Alfian mengatakan, penggunaan APBA 2024 yang cukup besar untuk pelaksanaan PON XXI di Aceh tersebut bertolak belakang dengan kondisi fiskal Aceh saat ini. 

Menurutnya even bertaraf nasional tersebut tidak dibebankan kepada APBA melainkan harus memakai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“PON dilaksanakan di Aceh Besar, Aceh Tengah, Pidie, Aceh Barat, dan apakah PON juga menggerogoti APBK? Itu harus dicek,” ujarnya.

Aktivis anti korupsi itu menilai, seharusnya PON di Aceh harus mengambil acuan PON di Papua, yang digelontorkan APBN mencapai Rp10 triliun dan tidak membebankan anggaran daerah. 

Alfian menyebut, pelaksanaan PON XXI tahun ini tidak hanya melihat dari sisi pengembangan ekonomi Aceh, tapi juga harus dilihat mudharatnya dalam jangka panjang. Sebab dalam waktu dekat APBA juga akan terpakai untuk pesta demokrasi Pilkada. 

“Selain PON juga ada Pilkada ke depan. Dalam PIlkada perihal potensi penggunaan anggaran untuk bansos dan lainya dari APBA juga akan besar,” ucapnya.

Sebab itu, Alfian berharap DPRA bisa melakukan pengawan dengan baik. Walaupun saat ini eksekutif dan legislatif terlihat sangat harmonis secara politik.

“Kita mendorong DPRA agar kritis, juga CSO, sehingga pemerintahan berjalan lebih baik,” pungkasnya.

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...