BKSDA Kerahkan Pawang Tangani Harimau yang Serang Petani di Aceh Selatan

BKSDA Kerahkan Pawang Tangani Harimau yang Serang Petani di Aceh SelatanFoto: Istimewa
Ilustrasi. Seekor anak harimau sumatera terbaring di balik semak-semak dalam kebun warga di Aceh Tenggara.

"Tentunya kita akan mengedukasi masyarakat agar jika berada di dalam kawasan hutan untuk berhati-hati,” ucapnya.

Banda Aceh – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mengerahkan pawang untuk menangani harimau sumatera yang menyerang tiga petani di kawasan Gunung Sampali Desa Koto, Kecamatan Kluet Tengah, Aceh Selatan, pada Rabu (1/1) kemarin. 

“Ia betul pawang sudah kita kerahkan juga untuk membantu penanganan di sana. Pawangnya di datangkan dari Meulaboh, Aceh Barat,” kata kata Kepala BKSDA Aceh, Agus Arianto saat dikonfirmasi HabaAceh.id, Kamis (2/1). 

Agus menyebutkan, pihaknya menurunkan pawang harimau untuk melakukan pengusiran agar satwa dilindungi itu kembali ke habitatnya. Namun, jika tidak berhasil maka terpaksa akan dilakukan translokasi (pemindahan). 

“Yang jelas kita saat ini penggunaan pawang dulu. Pawangnya sudah berangkat dari kemarin, sepertinya sudah di sana (di lokasi),” ujarnya.

Sebelumnya, Agus menyebut akan berusaha melakukan pelacakan terkait keberadaan harimau sumatera yang menerkam tiga petani tersebut.

“Kita mengantisipasi jangan sampai terus-menerus turun ke wilayah pemukiman warga,” kata Agus.  

Agus menyampaikan, pihaknya juga akan melakukan translokasi (pemindahan) jika satwa dilindungi itu masih terus berkeliaran di pemukiman warga. 

“Kita mempersiapkan upaya pengambilan (penangkapan), terus kita translokasi ke wilayah yang relatif aman,” sebutnya. 

Selain itu, kata Agus, BKSDA akan terus mengedukasi masyarakat agar interaksi negatif antara satwa dan manusia bisa dapat dicegah.  

"Tentunya kita akan mengedukasi masyarakat agar jika berada di dalam kawasan hutan untuk berhati-hati,” ucapnya. 

Editor:

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...