Berem Jalan Nasional di Aceh Selatan Bahayakan Pengendara
Foto : Julida Fisma/HabaAceh.id"Kondisi seperti ini bisa membahayakan pengendara apalagi luas jalan nasional sempit," imbuhnya.
Aceh Selatan - Berem (bahu jalan) nasional yang terletak di Gampong Kuta Trieng, Labuhan Haji Barat, Aceh Selatan, dalam kondisi memprihatinkan dan membahayakan pengendara. Bahkan, sudah berbulan-bulan dalam kondisi longsor.
"Dengan kondisi berem jalan seperti itu justru sangat membahayakan para pengendara yang melintas," ujar Ustad Kardi (40) warga setempat kepada HabaAceh.id, Kamis (29/12).
Sukardi menyebutkan, kerusakan berem jalan nasional tersebut disebabkan oleh banjir yang terjadi empat bulan yang lalu.
"Hujan deras menyebabkan debit air tajam sehingga menghantam berem jalan hingga ambruk dan kondisinya kini semakin rusak," ujarnya.
Menurut Sukardi, berem jalan tersebut dikawatirkan akan membahayakan para pengendara yang saban waktu beraktivitas.
"Kondisi seperti ini bisa membahayakan pengendara apalagi luas jalan nasional sempit," imbuhnya.
Sehingga sambung Kardi, jika ada mobil besar yang berselisih dikhawatirkan akan terperosok ke lobang berem jalan.
"Jalan ini satu jalur, luasnya juga tidak begitu muat untuk dua mobil besar yang berselisih berlawanan arah, jika tidak ekstra hati-hati tentu bisa terperosok," tuturnya.
Untuk mengantisipasinya agar tidak terjadi kecelakaan, kata Kardi, warga terpaksa membuat rambu darurat di aeral lokasi berem jalan yang longsor.
"Usaha kita hanya bisa memasang kantong plastik di ujung kayu kemudian kita dirikan di pinggir jalan sebagai rambu agar pengendara terhindar dari bahaya," tuturnya.
Dia berharap, pemerintah untuk segera menangani masalah tersebut sebelum adanya korban jiwa.
"Harapan kita kepada Dinas terkait untuk segera memperbaiki kondisi berem jalan, sebelum jatuh korban jiwa," demikian pinta Kardi yang ikut dibenarkan warga lainnya.









Komentar