13 Remaja di Lhokseumawe Diduga Bacok ABG, Disdik Diminta Bikin Aturan Cegah Tawuran

13 Remaja di Lhokseumawe Diduga Bacok ABG, Disdik Diminta Bikin Aturan Cegah TawuranFoto: istimewa
Anggota DPR Aceh Tantawi

“Terkait hal itu perlu langkah serius Dinas Pendidikan Provinsi Aceh dan Cabang Dinas Pendidikan Kota Lhokseumawe untuk membuat sistem terpadu penanganan tawuran antar pelajar,” kata Tantawi.

Lhokseumawe- Anggota DPRA Aceh, Tantawi merespon aksi pelajar tawuran di Desa Hagu Teungoh, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe beberapa hari lalu.

Dari 13 pelajar terlibat aksi tawuran itu polisi sudah menetapkan 3 tersangka dan lainnya sudah diserahkan ke keluarga masing-masing untuk dilakukan pembinaan.

“Terkait hal itu perlu langkah serius Dinas Pendidikan Provinsi Aceh dan Cabang Dinas Pendidikan Kota Lhokseumawe untuk membuat sistem terpadu penanganan tawuran antar pelajar,” kata Tantawi saat dikonfirmasi, Senin (1/2).

Tantawi menyebutkan berdasarkan data di DPRA, kasus seperti ini sudah dua kali terjadi di Lhokseumawe. Dengan demikian, ini butuh perhatian dan intervensi khusus, agar peristiwa yang sama tidak terulang lagi.

Tentu ini perlu langkah responsif dilakukan antar sekolah. Sehingga tidak ada lagi remaja yang terlibat tawuran.

“Apalagi ini sudah membawa senjata tajam. Ini sungguh mencoreng dunia pendidikan Aceh. Maka, kita harus segera turun ke sekolah, menemukan titik akar masalahnya,” terangnya.

 

Editor:

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...