Dilantik Pj Bupati, Ketua Wangsa: Kita akan Lawan Kebijakan Merugikan Pendidikan
Foto: Dok WangsaMeulaboh - Ketua Wahana Generasi Aceh (Wangsa) Periode 2023-2028, Jhony Howord, menyebutkan organisasinya akan mengkritisi isu-isu sosial politik yang dinilai merugikan masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Jhony Howord usai dilantik Pj Bupati Aceh Barat di aula Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Aceh, Kamis (23/11).
"Pendidikan menjadi kunci utama menuju kemajuan, oleh karena itu generasi muda dituntut untuk bersatu dalam memperbaiki dunia pendidikan. Wangsa ini sebagai wadah bagi generasi muda Aceh untuk fokus dalam mengadvokasi isu-isu yang ada, khususnya pendidikan,” kata Jhony.
Jhony mengatakan, Wangsa terbentuk atas kesenjangan pendidikan dan politisasi dunia pendidikan yang membuat kemajuan Aceh saat ini terbelenggu. Wangsa menurut Jhony, sebagai corong bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi kepada pemerintah.
“Mulai hari ini, Wangsa ada untuk membawa arah pergerakan baru untuk mencapai kecerdasan masyarakat dan mengisi bingkai kekhususan Aceh,” katanya.
Sementara itu, Pembina Wangsa, Khaidir Azhar mengatakan, rencong Wangsa akan menjadi senjata untuk melawan siapa saja yang menghalang-halangi kemajuan pendidikan di Bumi Serambi Mekkah.
“Wangsa tidak akan diam dan akan mengkritik segala kebijakan yang ada dan rencong Wangsa untuk melawan siapa saja yang menghalangi kemajuan pendidikan di Aceh,” tegas Khaidir.






Komentar