Tolong! Remaja Abdya Alami Kelumpuhan dan Penyempitan Saraf
Foto : Julida Fisma/HabaAceh.id"Tapi saat bermain dengan teman-temannya, anak saya jatuh menyebabkan luka di bagian kening," tuturnya.
Blangpidie - Bertahun-tahun T. Sultan Mawlawi remaja berumur 15 tahun asal Desa Pasar Kota Bahagia, Kecamatan Kuala Bate, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) terbaring lemah ditempat tidur lantaran menderita kelumpuhan dan penyempitan saraf.
Rislidar ibu Sultan mengatakan, sejak umur 7 tahun anaknya mengalami gangguan kesehatan. "Saat berusia kurang dari tujuh tahun anak saya menderita penyakit kista ditekuk leher," kata Rislidar kepada wartawan, Senin (14/11).
Menurutnya, penyakit yang diderita anaknya sempat sembuh usai mendapat perawatan dari medis. Kala itu, Sultan kembali dapat bermain dengan teman sebayanya.
"Tapi saat bermain dengan teman-temannya, anak saya jatuh menyebabkan luka di bagian kening," tuturnya.
Pasca kejadian itu, kata Rislidar, kondisi Sultan mulai memburuk. Sang buah hati mengalami demam, sembuh dan kambuh lagi hingga anaknya tidak dapat berjalan lagi.
Rislidar mengatakan, Sultan akhirnya dibawa ke RSU Teuku Peukan Abdya karena kondisi kesehatan tidak kunjung membaik. Setelah sempat dirawat di sana, Sultan dirujuk ke RSUD Zainoel Abidin di Banda Aceh.
Saat itu Rislidar harus bolak-balik dari Banda Aceh ke Abdya sehingga membutuhkan biaya yang tidak sedikit. "Karena tidak ada uang, kami terpaksa menjual kebun sawit untuk biaya pengobatan dan kebutuhan di Banda Aceh, hingga kami menetap di sini" tuturnya.
Kini Rislidar tidak punya apa-apa lagi selain menjadi buruh cuci untuk memenuhi kebutuhan dan biaya pengobatan anaknya. "Kini kami hanya bisa menabung untuk biaya pengobatan anak saya," ujarnya.
Rislidar berharap kepada para dermawan agar bisa memberi secercah harapan untuk kesembuhan T.Sultan. [Julida Fisma]







Komentar