Tekan Inflasi, Pemkot Banda Aceh Gelar Peukan UMKM dan Pasar Murah

Tekan Inflasi, Pemkot Banda Aceh Gelar Peukan UMKM dan Pasar MurahFoto: Rianza/HabaAceh.id.
Pasar murah yang digelar oleh Pemko Banda Aceh.

"Insha Allah, acara akan dibuka oleh Pak Pj Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq," jelasnya.

Banda Aceh - Pemerintah Kota Banda Aceh menggelar Peukan UMKM dan pasar murah, guna menekan dan mengendalikan laju inflasi. Kegiatan itu akan dilaksanakan di Kantor Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Diskopukmdag) Banda Aceh pada Selasa (29/11) besok.

Pada kegiatan peukan UMKM itu akan ada bazar produk UMKM, talkshow pembiayaan UMKM dan lomba masak nasi goreng.

"Komitmen kita, sesuai arahan pak wali kota. Untuk tetap menjaga stabilitas harga pangan, sekaligus upaya aktif kita menekan laju inflasi, kita kembali menggelar pasar murah. Kali ini, bersamaan dengan Peukan UMKM akan kita gelar. Warga bisa membayar menggunakan QRIS BSI atau BAS," kata Kadiskopukmdag Banda Aceh M Nurdin, Senin (28/11).

Nurdin mengatakan, kegiatan pasar murah besok pihaknya menyiapkan 800 paket sembako.

Setiap paketnya terdiri dari 4 komoditas utama yaitu 10 kg (1 karung) beras dengan harga beli Rp90 ribu, 2 liter minyak goreng seharga Rp36 ribu, 2 kg gula dengan harga beli Rp23 ribu dan 1 lempeng telur ayam (isi 30 butir) dengan harga beli Rp41 ribu.

"Total harga beli normal di pasaran setiap paket sebesar Rp240 ribu, disubsidi oleh Pemkot Banda Aceh sebesar Rp50 ribu per paket. Jadi, masyarakat dapat membeli dan membawa pulang satu paket sembako itu dengan hanya membayar Rp190 ribu saja," ujarnya.

Sementara, untuk bazar UMKM akan diikuti oleh 15 orang pelaku UMKM yang akan mempromosikan dan menjual produk UMKM. Kegiatan bazar juga dirangkai dengan talkshow pembiayaan UMKM dengan menghadirkan 4 narasumber lembaga keuangan dari Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Aceh Syariah (BAS) PNM dan PT LKMS Mahirah Muamalah Banda Aceh.

Pameran Literasi Keuangan dan dirangkai juga dengan kegiatan sosialisasi BDKT (barang dalam keadaan terbungkus), pelayanan tera/tera ulang timbangan atau perbaikan timbangan rusak oleh UPTD Metrologi Kota Banda Aceh.

"Insha Allah, acara akan dibuka oleh Pak Pj Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq," jelasnya.

Kegiatan ini, kata Nurdin, salah satu strategi Pemkot Banda Aceh dalam pengendalian inflasi daerah. Hal ini juga sebagai upaya yang konsisten dari Pemkot Banda Aceh untuk menjaga stabilitas harga dan persedian bahan kebutuhan pokok. 

"Selama acara juga akan digelar doorprize dengan aneka hadiah menarik," ujarnya.

Peukan UMKM diharapkan juga dapat membantu pelaku UMKM melalui kegiatan bazar produk UMKM untuk memperkenal dan menjual produk usahanya ditengah kondisi perekonomian nasional yang sulit pasca terjadinya kenaikan harga BBM.

Editor:

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...