Seorang IRT di Aceh Tamiang Ditemukan Dalam Kondisi Tergantung, Diduga Bunuh Diri

Seorang IRT di Aceh Tamiang Ditemukan Dalam Kondisi Tergantung, Diduga Bunuh DiriFoto: Dok, istimewa
Personel Polsek Bendahara Polres Aceh Tamiang ketika melakukan olah TKP di lokasi kejadian.

"Saat masuk ke dalam rumah ia melihat ibunya sudah dalam keadaan tergantung. Anak kandung korban kemudian berlari mencari kakeknya, yang saat itu sedang berada di samping rumah," kata Tarmidi.

Aceh Tamiang - Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial DL (36) warga Dusun Antara Desa Suka Damai, Kecamatan Banda Mulia, Aceh Tamiang, ditemukan dalam kondisi tergantung. Perempuan tersebut diduga bunuh diri karena faktor ekonomi. 

Kapolsek Bendahara Polres Aceh Tamiang, Iptu Tarmidi, mengatakan perempuan tersebut pertama kali ditemukan oleh anaknya dalam kondisi  tergantung menggunakan tali nilon yang sudah terikat dilehernya. Sang anak yang masih berusia 9 tahun pada saat itu baru pulang dari sekolah sekitar pukul 12.30 WIB.

"Saat masuk ke dalam rumah ia melihat ibunya sudah dalam keadaan tergantung. Anak kandung korban kemudian berlari mencari kakeknya, yang saat itu sedang berada di samping rumah," kata Tarmidi saat dikonfirmasi, Rabu (30/11).

Mendengar kabar dari cucunya itu, sang kakek langsung berlari dan menurunkan korban dengan cara memotong tali yang menjerat leher korban dengan menggunakan pisau karter. 

Berdasarkan keterangan ayah korban, kata Tarmidi, kondisi DL saat diturunkan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Ayah korban kemudian juga langsung memberitahukan suami DL yang saat kejadian sedang tidak berada di rumah.

"Tetangga yang mengetahui peristiwa tersebut pun langsung memberitahukan kepada perangkat desa," sebutnya.

Tarmidi mengungkapkan, DL diduga mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri karena motif ekonomi. Sebab, sebelum kejadian korban sempat mengeluh kepada suaminya tentang kondisi keuangan mereka. 

"Dari keterangan suaminya, DL juga sebelumnya pernah minta izin kepadanya untuk berkerja di Malaysia. Namun, suaminya tidak mengizinkan karena ada 2 anak yang masih kecil, dan yang kecil itu masih bayi dan perlu diurus," tuturnya.

"Pada saat kejadian bunuh diri, DL berada di rumah bersama anaknya yang masih balita. Dan tali digunakan korban menggunakan tali ayunan anaknya yang diikat di tiang sangkutan ayunan," tambahnya.  [Zulfitra].

Editor:

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...