Polisi Menduga IRT yang Ditemukan Tewas di Aceh Tamiang Dipicu Faktor Ekonomi

"Berdasarkan keterangan suaminya, DL sebelumnya pernah bercerita dan mengeluh kepadanya beberapa waktu lalu tentang kondisi perekonomian mereka," kata Tarmidi.
Aceh Tamiang - Kapolsek Bendahara Polres Aceh Tamiang, Iptu Tarmidi, mengatakan ibu rumah tangga (IRT) berinisial DL (39) yang ditemukan tewas tergantung diduga bunuh di rumahnya di Desa Sukadamai, Kecamatan Bendahara, akibat himpitan ekonomi keluarga.
Dugaan itu, sebut Tarmidi, berdasarkan pengakuan sang suami dan beberapa saksi saat dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.
"Berdasarkan keterangan suaminya, DL sebelumnya pernah bercerita dan mengeluh kepadanya beberapa waktu lalu tentang kondisi perekonomian mereka," kata Tarmidi, Rabu (30/11).
Selain itu, kata Tarmidi, korban juga pernah meminta izin untuk pergi ke Malaysia dengan tujuan mencari rezeki memperbaiki ekonomi keluarga. Namun, niat itu urung dilakukan lantaran dilarang oleh suaminya.
"Suaminya tidak mengizinkan dikarenakan saat ini mereka memiliki 2 orang anak yang masih balita atau kecil-kecil. Dan anaknya yang paling kecil masih butuh diurus sang ibu," ujarnya.
"Masih berdasarkan keterangan suami, DL juga pernah mengeluh keadaan ekonomi rumah tangga mereka disebabkan suaminya selama ini tidak memiliki perkerjaan tetap, dan pendapatan sang suami yang tidak menentu," lanjut Tarmidi.
Diberitakan sebelumnya, warga Desa Sukadamai, Kecamatan Bendahara digegerkan dengan penemuan sosok mayat wanita dengan kondisi tergantung di dalam rumahnya. Korban pertama kali ditemukan anak kandungnya yang masih berusia 9 tahun. (Zulfitra)








Komentar