Perempuan di Kos Beurawe Diperkirakan Meninggal 3 Hari Lalu
Foto: Rianza/HabaAceh.id“Dugaan sementara belum tahu indikasinya mengarah ke mana, ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” katanya.
Banda Aceh – Seorang wanita muda bernama Azkia (24), ditemukan dalam kondisi membusuk dalam kamar kos di kawasan Jalan Chik Gempa II, Gampong Beurawe, Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh. Saat ini polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban.
“Dugaan sementara belum tahu indikasinya mengarah ke mana, ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” kata Kapolsek Kuta Alam, Iptu Andika, Kamis (22/12).
Andika menyebut, berdasarkan kondisi jasad yang sudah kaku dan mengeluarkan bau busuk, korban diduga meninggal sejak 3 hari lalu. Polisi juga belum menyimpulkan apakah adanya dugaan pembunuhan dalam kasus ini.
“Perkiraannya sudah sekitar 3 atau 4 hari. Setelah dilaksanakan olah TKP jenazah dibawa ke RSUDZA untuk dilakukan visum,” ujar Andika.
Sebelumnya, warga Gampong Beurawe, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh digegerkan penemuan sesosok mayat perempuan dalam kamar kos di kawasan jalan Chik Gempa II, Kamis (22/12).
Informasi yang dihimpun HabaAceh.id di lokasi, jenazah perempuan tersebut diketahui bernama Azkia (24), Warga Gampong Teungkop, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar.
Salah seorang warga, Uly mengatakan, mayat tersebut awalnya ditemukan oleh penjaga kos setelah mencium adanya bau menyengat dari dalam rumah.
“Kata kakeknya awalnya ada air yang mengalir dari plalfon lantai dua ke bawah, jadi baunya menyengat. Kakeknya pikir bau itu mungkin ada tikus mati,” kata Uly
Diketahui, rumah yang menyediakan penyewaan kamar kos tersebut merupakan rumah dari kakek kandung korban. Sedangkan korban, dikabarkan sudah hilang dari rumah sejak 7 November 2022.
Pantauan di lokasi, saat ini jasad korban sedang dalam penanganan Polresta Banda Aceh dan PMI Banda Aceh.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti penyebab meninggalnya perempuan tersebut.
Sebagai informasi, Pemerintah Aceh bekerja sama dengan sejumlah pihak juga sudah menyelenggarakan berbagai rangkaian kegiatan sejak November lalu.
Adapun kegiatan-kegiatan tersebut antara lain, lomba foto tsunami, fun bike budaya sadar bencana, seminar internasional, aksi sapta pesona meuseuraya objek wisata bersejarah, dan renungan tsunami. []






Komentar