Menpora Pastikan PON Aceh-Sumut 2024 Tak Diundur

Menpora Pastikan PON Aceh-Sumut 2024 Tak DiundurFoto: Rianza/HabaAceh.id
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Prof Zainuddin Amali.

“Sekaligus juga hitung mundur. Kita pastikan ini jadi, oleh karena itu kita hadirkan pelajar, masyarakat di stadion terserah mau di Sumatera Utara di Aceh juga begitu,” ujarnya.

Banda Aceh - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Prof Zainuddin Amali memastikan tidak ada pengunduran jadwal dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 mendatang. 

“Kenapa kita bertemu diakhir tahun ini, tujuannya itu untuk lebih memperkuat koordinasi karena itu yang menjadi kunci kesuksesan kita,” kata Zainuddin dalam rapat penyampaian laporan kesiapan PON XXI Aceh-Sumut 2024, di Meuligoe Gubernur Aceh, Sabtu (24/12).

Zainuddin menyebut, Januari 2023 mendatang pihaknya akan melakukan launching besar-besaran sekaligus memperkenalkan maskot resmi untuk meyakinkan publik terhadap pelaksanaan PON Aceh-Sumut pada 2024 nanti.

“Sekaligus juga hitung mundur. Kita pastikan ini jadi, oleh karena itu kita hadirkan pelajar, masyarakat di stadion terserah mau di Sumatera Utara di Aceh juga begitu,” ujarnya.

Untuk menunjang kesiapan PON Aceh-Sumut, kata Zainuddin, pihaknya sudah meminta Ketua Umum KONI pusat dan seluruh jajaran KONI segera menetapkan apa saja kebutuhan yang diperlukan. 

“Artinya sekali kebutuhan itu diputuskan tidak berubah lagi, ini pengadaan barangnya butuh waktu. Saya kira tidak ada masalah, saya akan menyambut baik semangat dari pemerintah dan rakyat Aceh dan pemerintah dan rakyat Sumatra Utara," imbuhnya.

Zainuddin mengaku tidak mudah mengkoordinasikan kegiatan yang dilaksanakan di dua provinsi. Untuk itu, ia juga meminta dukungan penuh dari masyarakat yang ada di daerah penyelenggara. 

Selain itu, kata Zainuddin, kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi persoalan yang terus dihadapi setiap perhelatan PON. Karena itu, ia meminta agar panitia Aceh dan Sumut betul-betul mempersiapkan SDM sejak sekarang, di samping mempersiapkan venue.

“Ini sangat penting, kelihatan gampang tapi ngurus orang, ngurus atlet, ngurus official itu ternyata tidak mudah. Pak Gubernur (Edy Rahmayadi) mengalami sendiri, makanan terlambat, penjemputan terlambat,” ungkapnya.

Editor:

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...