Lauching Perumdam Tirta Meulaboh, Bupati: Selama Ramadhan Gratis
Foto : Diskominsa Aceh BaratMeulaboh - Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP melaunching operasional Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Meulaboh pada Rabu (5/3).
Launching operasional Perumdam Tirta Meulaboh tersebut dilakukan di WTP Desa Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan dan turut dihadiri oleh Wakil Bupati, kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), tamu undangan serta masyarakat.
Tarmizi mengatakan, sebelumnya Perumdam Tirta Meulaboh telah berhenti operasional selama enam bulan sejak Oktober 2024 lantaran ada permasalahan di dalam internal perusahaan.
“Sebelumnya Perumdam Tirta Meulaboh ini sekitar enam bulan tidak beroperasi, jadi memang secara teknis dan regulasinya itu berat bagi pemerintah untuk mengaktifkannya kembali,” kata Tarmizi.
Akan tetapi setelah terpilih belum dilantik menjadi Bupati Aceh Barat kata Tarmizi, dia meminta izin kepada Pj Bupati untuk memimpin rapat dan membentuk tim untuk mengaktifkan kembali Perumdam Tirta Meulaboh.
“Tim bekerja siang malam dan akhirnya sesuai dengan harapan walaupun tantangannya besar resikonya besar dan berat bagi pemerintah, namun mengingat bulan ramadhan khususnya di Kecamatan Johan Pahlawan itu butuh air minum untuk mereka yang membuka usaha atau membuat takjil dan segala macam,” katanya.
Saat ini kata Tarmizi banyak warga pelanggan Perumdam Tirta Meulaboh yang beralih ke sumur bor lantaran tak adanya pasokan air dari Perumdam, akan tetapi sumur bor yang dibuat masyarakat tidak jernih dan airnya berbau.
“Tapi alhamdulillah hari ini dengan satu WPT sudah mulai lancar, insya allah dalam dua hari ini datang satu lagi dan itu akan langsung ke Kecamatan Kaway XVI sana. Poin penting yang ingin kami sampaikan dengan keadaan berat bagi pemerintah tapi demi masyarakat ini akan terus berjalan,” ujar Tarmizi.
Tarmizi menyebutkan bahwa selama bulan ramadhan ini air yang disuplai ke rumah – rumah masyarakat oleh Perumdam Tirta Meulaboh ditanggung oleh pemerintah daerah atau gratis tanpa perlu bayar sepeserpun.









Komentar