Irigasi di Lembah Sabil Abdya Jebol, Petani Terkendala Air di Musim Tanam
Foto: Kiriman warga untuk HabaAceh.idBlangpidie - Irigasi di Gampong Meurandeh Kecamatan Lembah Sabil, Aceh Barat Daya (Abdya) jebol. Akibatnya, 150 hektare lahan sawah milik warga terkendala air di musim tanam.
"Kondisi irigasi jebol sehingga air tidak mengalir maksimal ke sawah," kata salah seorang petani Jon Parmen kepada HabaAceh.id, Sabtu (2/11).
Jon Parmen menyebutkan, jebolnya irigasi tersebut disebabkan oleh lantai tanggul yang sudah dimakan usia.
"Yang jebol itu sekitar 10 meter, sehingga air yang mengalir ke sawah merembet kembali ke dalam sungai tanpa melalui saluran irigasi yang ada," tuturnya.
Menurut Jon Parmen, irigasi tersebut sudah dalam kondisi rusak sejak Oktober 2024 lalu.
"Kejadiannya sekitar 20 hari lalu, kerena lantai penahannya sudah tua sehingga ambruk karena tidak sanggup menahan tekanan air," imbuhnya.
Hal senada juga disampaikan petani lainnya, Umar Syah, menurutnya para petani sudah dua kali melakukan gotong royong untuk memperbaiki irigasi tersebut namun hasilnya belum maksimal.
"Sudah dua kali kami perbaiki secara tanggap darurat dengan kerikil yang dimasukkan kedalam karung namun hasilnya tidak maksimal," tuturnya.
Eks kombatan Gerakan Aceh Meredaka (GAM) itu berharap, agar persoalan irigasi tersebut segera ditanggulangi pemerintah sehingga bisa memudahkan petani dimusim tanam.
"Saat ini umur benih sudah mencapai 10 hari, tinggal menunggu musim tanam, semoga segera di perbaiki pemerintah," pintanya.









Komentar