Harga Beras Melambung di Lhokseumawe, Pemerintah Operasi Pasar

Harga Beras Melambung di Lhokseumawe, Pemerintah Operasi PasarFoto: Perum Bulog
Ilustrasi

Lhokseumawe – Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) akan menggelar operasi pasar murah, sebagai dampak dari melambungnya harga beras.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Lhokseumawe, Mohammad Rizal, mengatakan harga beras melambung membuat pemerintah bekerja sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) menggelar stabilisasi pasokan harga pangan atau operasi pasar.

“Kami jadwalkan empat hari di masing-masing kantor camat,” katanya, Selasa (12/9).

Dia menjelaskan, stabilisasi harga pasangan dimulai Selasa (12/9) di halaman Kantor Camat Blang Mangat, Rabu (13/9) di halaman Kantor Camat Muara Satu, Kamis (14/9) di halaman Kantor Camat Muara Dua, dan Jumat (15/9) di halaman Kantor Camat Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

“Di sini harga jual Rp 54.000 per karung dengan berat lima kilogram,” terangnya.

Dia berharap, masyarakat menggunakan kesempatan itu untuk membeli beras. 

“Lumayan agak murah sedikit dibanding harga pasar,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan, saat ini, harga beras premium Rp 13.600 per kilogram atau Rp 205.000 per karung dengan berat 15 kilogram. Sedangkan harga beras medium Rp 13.000 per kilogram atau Rp 195.000 per karung dengan berat 15 kilogram.

Sebelumnya harga beras premium hanya Rp 170.000 per kilogram. Sementara beras medium hanya Rp 150.000 per kilogram.

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...