BPS: Nilai Ekspor Impor Aceh Menurun
Banda Aceh – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor dan impor barang di Aceh pada Mei 2024 menurun jika dibandingkan April 2024.
Kepala BPS Aceh, Ahmadriswan Nasution, mengatakan untuk nilai ekspor barang asal Aceh pada Mei sebesar 41.019.390 USD. Angka tersebut turun sebesar 29,65 persen jika dibandingkan April 2024.
“Angka ini juga mengalami penurunan sebesar 19,74 persen jika dibandingkan dengan Mei tahun lalu,” kata Ahmadriswan, Senin (1/7).
Ia menjelaskan, kelompok komoditas terbesar yang diekspor pada Mei 2024 berasal dari komoditas bahan bakar mineral berupa batubara dan kondensat senilai 23.327.767 USD.
“Kopi dan rempah menempati urutan kedua dengan nilai sebesar 12.971.749 USD, diikuti kelompok komoditas ikan olahan senilai 1.334.770 USD,” ujarnya.
Sementara untuk nilai impor pada Mei 2024 tercatat senilai 37.817.114 USD, atau turun sebesar 24,08 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Menurutnya, selama Mei 2024, impor paling besar berasal dari Uni Emirat Arab (UEA) senilai 26.771.270 USD berupa gas. Diikuti Vietnam senilai 6.903.550 USD, dan Thailand senilai 2.143.250 USD berupa beras.
“Dengan nilai ekspor yang lebih besar dibandingan dengan impor neraca perdagangan luar negeri Provinsi Aceh pada bulan Mei 2024 mengalami surplus sebesar 3.202.276 USD,” pungkasnya.







Komentar