Aceh Utara Kirim 117 Atlet untuk Berlaga di PORA Pidie
Foto: Dok. Istimewa“Kita mengusung semangat raih prestasi, bangun kekompakan, junjung tinggi sportivitas,” kata Rahul.
Aceh Utara - Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mengirim sebanyak 117 orang atlet untuk mengikuti Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIV tahun 2022 di Kabupaten Pidie. Para atlet itu memang telah disiapkan untuk berbagai event latihan dan pertandingan, baik skala daerah maupun regional.
Mereka akan bertanding di PORA ke-XIV pada 15 cabang olahraga, meliputi cabang atletik, pencak silat, taekwondo, kempo, futsal, voli, muay thai, takraw, binaraga, menembak, basket, dayung, panahan, tinju,dan anggar.
Pj Bupati Aceh Utara, Azwardi berharap para atlet untuk memborong lebih banyak medali disaat pertandingan nanti. Bahkan pemerintah siap beri dukungan penuh, apalagi ini event ini event provinsi.
“Saya berpesan kepada seluruh atlet, tim official dan panitia, agar dapat menjaga kekompakan dan sportivitas, sehingga kontingen Aceh Utara mampu membawa harum nama daerah dan tingkatkan semangat bertanding serta tetap menjunjung tinggi sportivitas,”kata Azwardi, Kamis (1/12)
Ketua Tim Kontingen Aceh Utara Misbahul Munir, mengatakan persiapan menghadapi PORA ke-XIV Pidie telah dimulai sejak awal 2021. Seharusnya event ini diikuti lebih banyak lagi cabang dan jumlah atlet, akan tetapi para atlet untuk bisa ikut PORA mereka harus lebih dulu mengikuti Pra-PORA.
“Pada Pra-PORA tahun lalu kita bisa ikutkan cabang sangat terbatas, ini akibat dari maraknya Covid di tahun 2021. Covid telah mengganggu aktivitas olahraga hingga berpengaruh pada anggaran,” katanya.
Dia mengatakan untuk PORA ke-XIV Pidie yang akan berlangsung pada 10 hingga 22 Desember 2022, pihaknya hanya bisa menerjunkan 117 atlet, yang turut didampingi oleh 32 pelatih/asisten pelatih, ditambah 15 orang official dan 30 orang panitia.
“Kita mengusung semangat raih prestasi, bangun kekompakan, junjung tinggi sportivitas,” kata Rahul.
Rahul berharap Pemkab Aceh Utara dapat menyediakan bonus untuk para atlet yang membawa pulang medali dalam anggaran tahun 2023.
“Dalam anggaran tahun 2022 belum bisa dianggarkan karena belum bertanding, belum tahu jumlah perolehan medali dan berapa bonus yang harus disiapkan, maka anggaran akan diplot dalam Perubahan APBK 2023,” ungkapnya. (Mulyadi)






Komentar