Usai Ditetapkan Bupati Terpilih, Tagore: Lawan Politik Kita Non Jobkan

Foto: Samsuddin/HabaAceh.id
Pasangan bupati Bener Meriah terpilih Tagore Abubakar -Armia sampaikan sambutnya

Redelong - Bupati terpilih Bener Meriah, Tagore Abubakar menegaskan tidak akan mentoleransi bagi pejabat korupsi di pemerintahan yang akan ia pimpin nantinya.

Hal itu disampaikan Tagore dalam sambutannya, pada Kamis (9/1) di aula Setdakab Bener Meriah dalam agenda penetapan bupati terpilih yang diselenggarakan KIP setempat.

Menurut Tagor, dua bupati terpilih sebelumnya terjerat kasus korupsi. Untuk itu ia bersama pasangannya Armia ingin menyelamatkan Bener Meriah dari perilaku koruptif.

"Karena daerah ini menurut kami sudah rusak maka oleh karena itu kami ingin menyelamatkan daerah ini. Justru itu kita tidak akan memberi ampun bagi pejabat yang korupsi," tegasnya.

Tagor juga menegaskan, dalam kepemimpinannya nanti juga akan turut memeriksa penyebab terjadinya defisit. Selain itu pihaknya  juga tidak akan mengizinkan jika ada kegiatan yang tidak sesuai untuk dibayarkan.

Ia juga kembali menegaskan seminggu pasca dilantik akan melakukan mutasi bagi pejabat yang "nakal" dan juga pejabat yang mendukung pihak tertentu dalam Pilkada 2024.

"Kita akan membangku panjangkan (non job) bagi pejabat mendukung salah satu lawan politik kita kemarin. Sebab tidak mungkin kita akan sejalan dengan orang yang melawan kita," tegas Tagor.

Tagor menambahkan, ia telah memiliki beberapa catatan keburukan pejabat didaerah itu. Untuk itu ia akan menyerahkan kepada pihak berwajib nantinya untuk memproses.

"Intinya kita akan kejar sampai ke lobang semut sekalipun pelaku-pelaku koruptor di daerah ini. Untuk itu kita akan menyampaikan kepada pihak penegak hukum karena kita punya catatan nya," ujar Tagor.

Menurutnya, ada beberapa ASN dari Bener Meriah sudah melobi untuk pindah ke Kabupaten lain. Dan pihaknya juga sudah tau hal itu.

Tagor juga mengajak seluruh eksekutif kedepan untuk membangun daerah tersebut kearah yang lebih maju.

"Mari kita sama-sama membangun dan memperbaiki daerah ini, karena kondisi Kabupaten Bener Meriah sudah diporak porandakan," pungkasnya.

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...