Tim Pansus Minta Pj Bupati Abdya Evaluasi Kepala TU RSUTP

Ketua Anto Sumarno dan penanggung jawab pansus Pansus DPRK Abdya dari Fraksi Abdya Sejahtera, Hendra Fadhli (kanan) (Foto : Julida Fisma/HabaAceh.id)

"Kami dari FAS meminta Pj Bupati Abdya untuk mengevaluasi kepala TU di RSUTP," kata Zulkarnaini.

Blangpidie - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya) Fraksi Abdya Sejahtera (FAS), meminta Pj Bupati agar mengevaluasi Kepala Tata Usah Rumah Sakit Umum Daerah Teungku Peukan (RSUTP) daerah setempat.

"Kami dari FAS meminta Pj Bupati Abdya untuk mengevaluasi kepala TU di RSUTP," kata Zulkarnaini, salah seorang anggota Dewan dari FAS kepada HabaAceh.id, Selasa (20/12) di Blangpidie. 

Politisi PKB Abdya itu mengaku, sejak pertama Pansus di RSTUP Abdya dibentuk kepala TU terkesan risih dan berprilaku kurang bersahabat.

"Sepertinya KTU RSUP Abdya, merasa risih saat pembentukan Pansus bahkan yang bersangkutan memang terkesan tidak profesional," ucapnya.

Zulkarnaini menjelaskan, saat hari pertama Pansus Kepala TU bahkan sempat membentak dan memarahi pendamping Pansus.

Pria yang akrab disapa Ukra itu mengungkapkan, dihari kedua belangsungnya Pansus Kepala TU juga sempat menutup pintu ruangan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

"Memang sebelum kami memasuki ruangan JKN, kepala TU sudah berada dalam ruangan sedang bicara dengan petugas di situ.  Tapi, disaat kami anggota pansus masuk keruangan tiba-tiba saudara Kepala TU langsung keluar entah tidak senang lalu menutup pintu dengan keras," imbuh Zulkarnaini.

"Padahal, tim pansus masuk ke ruangan JKN untuk meminta dokumen amprahan dari petugas yang ada di sana, dan diberikan kepada Ketua Tim tapi kenapa malah kepala TU-nya yang bersikap tidak bersahabat," lanjutnya.

Kemudian di hari ketiga pansus, sebut Zulkarnaini, di dalam ruangan Kasubbag Keuangan, Kepala TU kembali mengeluarkan ucapan tidak pantas terhadap tim Pansus. 

"Kami masuk ke ruangan Kepala Keuangan dan meminta selain dari petugas keuangan untuk meninggalkan ruangan, entah kenapa Ka TU tiba-tiba mengatakan, saya atasan disini, dan keuangan ini anak buah saya, mereka bawahan saya, mereka saya yang atur dan berteriak dengan mengatakan bahwa anggota Pansus tidak menghargai tuan rumah," timpalnya mengulangi cerita yang dialami tim Pansus.

Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua Tim FAS, Anton Sumarno, terkait kejadian tersebut.

"Benar dan kami sangat menyesalkan kejadian tersebut," katanya singkat saat dikonfirmasi. 

Atas dasar itu, sebut Anton, tim pansus meminta Pj Bupati untuk mengevaluasi Kepala TU RSUTP Abdya sehingga  tidak ada lagi abdi negara yang bersikap tidak profesional saat berlangsungnya Pansus.

HabaAceh.id, telah berusaha mengkonfirmasi langsung terkait pernyataan tim Pansus tersebut. Namun, hingga saat ini Kepala TU RSUTP Abdya belum memberikan tanggapannya. 

Editor: URI BBR