Selebaran Kupon Berhadiah Catut Nama Samsat Polda Metro Jaya Beredar di Bener Meriah

Redelong – Aksi penipuan dengan modus mencatut nama lembaga kembali terjadi di Bener Meriah. Kali ini, pelaku memakai nama Samsat Polda Metro Jaya yang disebarkan dalam bentuk kertas selebaran untuk menyasar warga.

Bhabinkamtibmas Polsek Bandar, Bripka Candra Sugara, mengatakan salah seorang warga Kampung Pondok Ulung, Kecamatan Bandar, Subhan (42) hampir menjadi korban. Dia menerima selebaran (kupon) berhadiah tersebut dari orang tidak dikenal (OTK).

"Beredar info selebaran berhadiah di Kecamatan Bandar.  Untuk meyakinkan korban, dicatut pula nama Kepala Dirlantas Samsat Polda Metro Jaya," kata Bripka Candra Sugara, Kamis (31/8) kepada HabaAceh.id.

Menurut pengakuan Subhan, kata Candra, kupon berhadian itu mengatasnamakan program rezeki bervitamin yang diselenggarakan oleh PT Sasa Inti.

Dalam selebaran itu tertulis pemenang kendaraan mobil/motor akan mendapat hadiah berupa on the road (perpanjang STNK tidak dikenakan pajak).

Selain itu juga pengesahan balik nama STNK, BPKB dan faktur kendaraan hanya dibebankan administrasi jaminan sementara/formalitas, dan akan langsung ditindak lanjuti oleh pihak kepolisian Dirlantas Samsat yang bertugas.

Apabila pemenang dirugikan oleh pihak perusahaan maupun sebaliknya, maka akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Jadi agar korban merasa yakin, dalam kupon itu juga dituliskan dasar undang-undang nomor 2 tahun 2003 tentang Kepolisian Negara RI. Pada kupon itu turut tertera tandat angan dan stempel Kepala Dirlantas," tuturnya.

Oleh sebab itu, kata Candra, Subhan awalnya merasa yakin dan langsung menghubungi nomor HP di dalam browsur tersebut. Dari balik sambungan telepon itu, kemudian dia diminta mengirim uang sebanyak Rp 500 ribu.

Karena merasa ragu, Subhan lalu menghubungi Candra yang merupakan Bhabinkamtibmas di Kampung Pondok Ulung.

"Subhan mempertanyakan kepada saya ihwal kupon berhadiah itu, saya katakan itu penipuan jangan dipercaya," ungkapnya.

Menurut Candra, kupon berhadiah itu belakangan memang marak terjadi di Kecamatan Bandar. Kertas selebaran tersebut diantar secara dor to dor oleh orang tidak bertanggung jawab.

Sebelumnya, seorang emak-emak warga Kampung Simpang Utama, Kecamatan Bandar, juga menayangkan hal sama bahkan ia sempat melihat seseorang yang mengendarai sepeda motor menyebarkan browsur kupon tersebut.

"Kemarin emak-emak juga melihat seseorang yang menyebar browsur itu, lalu dia menanyakan kepada saya apakah ini asli. Saya katakan itu penipuan jangan di percayai," sebut Candra

Atas aksi tersebut, Candra mengimbau agar masyarakatnya berhati-hati dan tidak mudah mempercayai informasi kupon undian berhadiah itu.

“Jangan gampang percaya dengan info berhadiah yang tidak jelas asal sumbernya,” pungkas Candra.

Editor: Zuhri Noviandi