Sahri Rizki Raih Juara I Sayembara Logo HUT ke-20 Bener Meriah
Redelong – Sahri Rizki keluar sebagai juara pertama dari 40 peserta yang mengikuti sayembara desain logo, dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Kabupaten Bener Meriah.
Ketua panitia sayembara logo HUT Bener Meriah, Mashuri mengatakan, dari 40 peserta tersebut dewan juri telah memilih tiga finalis terbaik yakni Sahri Rizki, Eko Aggriantoro dan Agung Kuncoro,
Ketiga finalis tersebut, kata Mashuri, masing-masing telah mempresentasikan hasil kreativitas mereka dihadapan Pj Bupati Bener Meriah, Asisten I, dan tiga dewan juri dua hari yang lalu.
"Dari hasil kreativitas finalis tersebut dewan juri menyatukan pilihan kepada Sahri Rizki sebagai juara I Sayembara Logo HUT Bener Meriah tahun 20,”kata Mashuri, Jumat (27/10) kepada HabaAceh.id.
Mashuri menjelaskan, logo hasil karya Sahri Rizki juga langsung dilaunching sebagai logo resmi yang akan digunakan untuk logo peringatan usia ke-20 tahun Kabupaten Bener Meriah.
Sementara itu dalam persentasinya, Sahri Rizki menerangkan, konsep logo yang ia buat simpel, modern dan elegan.
"Saya menawarkan yang modern dan elegan sehingga dapat mengikuti perkembangan zaman, tidak meninggalkan nilai-nilai atau unsur-unsur yang terkandung di dalamnya seperti pemilihan warna dan bentuk," katanya.
Menurutnya, dalam logo yang didesain itu hanya menggunakan empat pemilihan warna yakni kuning, hijau, merah dan hitam. Pemilihan warna itu, kata Sahri, terinspirasi dari logo Kabupaten Bener Meriah dan pewarnaan pada logo tersebut juga telah digradasi sehingga menampilkan kesan elegan dan mewah.
Kemudian, untuk pemilihan bentuk ada angka dua diambil dari kerawang yang sedikit dimodifikasi agar lebih jelas terbaca.
"Semua elemen dibuat terinspirasi dari logo kabupaten Bener Meriah, yang didesain tidak keluar dari angka 0 untuk menjaga estetika dan fleksibilitas logo apabila diaplikasikan di media cetak ataupun online sehingga tidak terkesan tidak beraturan dan tidak rapi," ungkapnya.
“Sedangkan Karawang Gayo dalam logo itu lebih jelas, lebih menonjol dan tidak terlalu banyak di modifikasi seperti angka dua. Hal itu ditunjukan untuk lebih menonjolkan kesan dan mempertegas bentuk kerang Gayo jenis emun berangka,” lanjutnya.
Sementara itu Pj Bupati Bener Meriah, Haili Yoga menyebutkan, hingga usia menjelang 20 tahun baru kali ini dilaksanakan sayembara pembuatan logo untuk menyambut hari lahirnya daerah penghasil kopi gayo tersebut.
"Ini menunjukan bahwa banyak anak-anak muda yang kreatif di daerah ini, ini terbukti dengan jumlah peserta yang mendaftar capai 40 orang," katanya.
Menurutnya, dari hasil kreativitas yang telah dipresentasikan tiga finalis semuanya sangat bagus, dan membuat dewan juri juga harus berhati-hati menentukan pilihan terbaik.
"Dalam setiap perlombaan itu sudah pasti ada yang terbaik dari yang baik, untuk itu apa yang telah diputuskan dewan juri kita semua sepakat bahwa logo yang didesain oleh Sahri Rizki layak jadi juara," ucapnya.
Terlebih, kata Haili, dalam logo itu adalah gambaran kekayaan alam yang dimiliki Kabupaten Bener Meriah terdiri dari Kopi, Kerawang, Burni Telong, dan juga Tugu Rimba Raya.
“Logo ke 20 Kabupaten Bener Meriah yang dibuat ini mencerminkan ada tiga fase, jika diibaratkan angka 20 itu adalah manusia, maka diusia 20 ada yang sudah memiliki anak, ada yang sedang berumah tangga dan fase usia ke 20 ini adalah usia emas yang sedang menuntut ilmu yang ingin mencapai sebuah cita-cita,” lanjutnya.
"Kabupaten Bener Meriah meria di usai 20 ini adalah Pase emas ingin menentukan arah dan ini sudah berhasil tinggal bagaimana kita membuat komitmen kedepan adakah Bener Meriah sudah mampu berdiri sendiri,"pungkasnya.
Editor: Zuhri Noviandi