Puluhan Rumah Warga di Aceh Utara Rusak Akibat Diterjang Abrasi

Puluhan Rumah Warga di Aceh Utara Rusak Akibat Diterjang AbrasiFoto: Keuchik Gampong Lhok Puuk
Rumah di Gampong Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, diterjang abrasi

“Akibat abrasi puluhan warga terpaksa mengungsi ke rumah saudaranya masing-masing,” kata T Bakhtiar saat dihubungi HabaAceh.id

Aceh Utara - Puluhan rumah warga di Gampong Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, diterjang abrasi pantai akibat banjir rob dan tingginya gelombang pasang air laut, pada Selasa (22/11) sekitar pukul 23.00 WIB.

Keuchik Lhok Puuk, T Bakhtiar, menyebutkan ada 29 rumah yang berada di sepanjang bibir pantai rusak parah terutama di bagian dapur rumah. Bahkan perahu milik nelayan juga alami rusak berat. 

“Akibat abrasi puluhan warga terpaksa mengungsi ke rumah saudaranya masing-masing,” kata T Bakhtiar saat dihubungi HabaAceh.id, Rabu (23/11). 

Menurut Bakhtiar, dalam musibah tersebut tidak ada korban jiwa. Hanya saja bangunan rumah warga yang terbuat dengan kayu rusak berat.

Bakhtiar menambahkan, bencana abrasi ini termasuk sangat parah dari sebelumnya yang pernah terjadi pada Rabu 26 Oktober 2022 lalu yang mengakibatkan 26 rumah rusak saat itu. 

“Bencana abrasi ini terjadi bukan hanya sekali dan sudah berulang kali. Padahal saya sudah beberapa kali laporkan ke pemerintah, anggota DPR Aceh, DPR Kabupaten Aceh Utara dan DPR RI,” ujarnya. 

Bakhtiar menyebutkan, abrasi itu terjadi sejak dibangun batu pemecah ombak, abrasi semakin mengikis pemukiman warga dikarenakan proyek batu pemecah ombak itu dibuat asal jadi.

“Silakan turunkan tim untuk mengkaji dampak batu pemecah ombak ini, apakah menguntungkan masyarakat atau bahkan merugikan. Ini sungguh mengkhawatirkan masyarakat desa kami dan meminta dibongkar saja daripada merugikan masyarakat,” katanya.

Bakhtiar mengatakan, jika tidak ada perhatian khusus dari pemerintah dikhawatirkan semua rumah yang berada di pesisir pantai akan habis terkena abrasi. 

“Kami harap, Pj Bupati Aceh Utara, Azwardi memperhatikan kondisi ini. Jika tidak, setiap pasang purnama, abrasi terjadi dan puluhan rumah korbannya,” pungkas Bakhtiar. (Mulyadi)

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...