Peneliti Ganja Asal Jatim Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Banda Aceh

Peneliti Ganja Asal Jatim Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Banda AcehFoto: Dok, Humas Polresta Banda Aceh
Petugas melakukan olah TKP di kamar hotel tempat korban ditemukan meninggal dunia.

Banda Aceh – Seorang warga Desa Mangkusuman, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Jawa Timur (Jatim),  IW (58) ditemukan tewas di salah satu kamar hotel Al-Hanafi, Banda Aceh, sekitar pukul 10.00 WIB, Sabtu (24/6). 

Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Fadillah Aditya Pratama, mengatakan korban diketahui bekerja sebagai konsultan bersama temanya DN (36), dan sedang melakukan penelitian terkait pengaruh ganja terhadap kesehatan. 

“Penelitian tersebut bekerjasama antara Yayasan Syifa Nusantara Jakarta Pusat (tempat korban bekerja) dan Kampus Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh,” kata Fadhillah.

Fadhillah menjelaskan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh petugas hotel yang kala itu hendak membersihkan kamar tempat korban beristirahat.

“Jadi saksi saat itu hendak membersihkan kamar. Ia mengetuk pintu sebanyak tiga kali namun tidak ada jawaban,” ujarnya.

Akibat tak mendapat respon, kata Fadhillah, saksi kemudian berinisiatif membuka kamar hotel dengan kunci cadangan dan mendapati ruangan dalam kondisi mati lampu. Namun, usai menghidupkan lampu saksi melihat korban sudah tergeletak di lantai dalam kondisi telungkup.

“Saksi langsung melaporkan kejadian tersebut ke manager hotel,” ujarnya.

Menurut Fadhillah, berdasarkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, saat itu mulut korban tampak mengeluarkan cairan. 

Fadhillah menyampaikan, informasi dari pihak keluarga, korban diketahui mengidap penyakit gula, lever, darah tinggi dan asam urat. Hal itu juga dikuatkan dengan surat riwayat berobat almarhum.  

“Di sini pihak keluarga pun menolak untuk dilakukan otopsi,” ucapnya. 

Fadhillah menambahkan, usai proses olah TKP, sekitar pukul 12.15 WIB mayat korban dibawa Ke Rumah Sakit Zainoel Abidin (RSUZA) untuk dilkukan pemulasaraan

“Di RSUZA mayat korban juga dipetikan untuk dikirim ke rumah duka di Jakarta melalui pesawat,” pungkasnya.

Editor:

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...