Munazar Peragakan 13 Adegan Pembunuhan Istri di Pidie
Foto: Muhammad Isa/HabaAceh.idSigli - Polres Pidie telah selesai merekonstruksi kasus pembunuhan perempuan yang jasadnya dikuburkan di lantai kamar rumah kontrakan, di Gampong Pulo Lhoih, Kecamatan Tuteue, Pidie.
Dalam reka ulang tersebut, sebanyak 13 adegan diperagakan tersangka Munazar (37) yang merupakan suami korban.
"Rekonstruksi secara berurutan, dimulai dari cekcok mulut di kamar setelah korban menolak screenshoot wajah lelaki selingkuhan usai melakukan video call," kata Kasat Reskrim Polres Pidie, Iptu Rangga Setyadi, Kamis (1/2).
Rangga menjelaskan 13 adegan tersebut merupakan rangkaian peristiwa pembunuhan terhadap istrinya Ayu Sri Wahyuni Ningsih.
Termasuk tidur memeluk jasad korban, sampai menguburkannya di lantai kamar belakang. Seluruh adegan digelar di rumah kontrakan tersangka dan korban.
Dalam rekonstruksi tersebut juga diperlihatkan cara tersangka menindih dengan menduduki perut korban, mengunci kaki korban dan mencekik leher korban hingga membekap muka korban dengan bantal.
"Adegan yang tidak direka ulang seperti saat membeli plastik hitam dan karung goni ke pasar yang digunakan untuk membungkus jasad korban, juga saat pelaku minum kopi di warung sebelah rumahnya," kata Rangga.
"Sedikit perubahan, pada saat dibobok lantai, baru disiram dengan air dan pintu kamar belakang ditutup pakai seng setelah korban ditanam," kata Iptu Rangga.
Kasus tersebut baru dilimpahkan ke kejaksaan setelah penyidik memperbaiki berkas perkara.
Dalam reka ulang tersebut korban Ayu Sri Wahyuni Ningsih diperankan oleh Briptu Bintra Melany, dan saksi anaknya diperankan oleh Cut Nooris dari Cabang Kejaksaan Pidie, Kota Bakti.
Ibu tersangka yang sedari awal menunggu di luar rumah, usai rekonstruksi dilakukan tampak sesaat memeluk tersangka sebelum kembali dinaikkan ke mobil.
Rekonstruksi kasus pembunuhan tersebut mendapat perhatian masyarakat setempat, puluhan warga menyaksikan dari luar pembatas garis polisi.
Selain dari personel Polres Pidie, hadir dalam rekonstruksi tersebut pihak cabang Kejaksaan Negeri Pidie Kota Bakti.
Kasus tersebut terkuak setelah warga setempat digegerkan dengan penemuan jasad Ayu yang dikubur di bawah lantai pada Jumat (12/1) lalu.










Komentar