Motif Caleg di Agara Ikut Lipat Surat Suara: Hanya Ingin Mendapatkan Uang
Banda Aceh — Koordinator Devisi Sumber Daya Manusia (SDM) Organisasi dan Diklat Panwaslih Aceh, Yusriadi, mengatakan dua oknum calon anggota legislatif (caleg) di Aceh Tenggara yang terciduk ikut dalam proses sortir dan lipat suara Pemilu 2024 hanya ingin mendapatkan ongkos dari penyortiran surat tersebut.
“Jadi dari kedua konfirmasi kejadian ini yang bersangkutan motifnya hanya ingin mendapatkan uang ongkos sortir surat suara, dua-duanya perempuan dari partai lokal dan partai nasional,” kata Yusriadi kepada HabaAceh.id, Kamis (11/1).
Yusriadi menyampaikan, alasan tersebut diperoleh usai kedua oknum caleg itu dipanggil untuk dimintai konfirmasi oleh petugas Panwaslih di Aceh Tenggara. Dia mengaku, saat ini kasus tersebut sudah diselesaikan.
Diketahui, salah seorang oknum caleg yang ketahuan ikut serta dalam proses sortir surat suara Pemilu 2024 itu sudah melipat sebanyak 1.500 lebih lembar surat suara.
Untuk itu, kata Yusriadi, pihaknya meminta kepada pengawas di Aceh Tenggara untuk menyortir ulang 1.500 lebih surat suara yang telah dilipat tersebut.
“Terhadap peristiwa yang sudah melipat itu, surat suaranya disortir ulang untuk diperiksa,” ujarnya.
Yusriadi menyebut, apabila hasil penyortiran ulang ditemukan surat suara yang sudah tercoblos atau rusak, maka oknum caleg tersebut bakal disanksi dengan ketentuan berlaku.
“Kalau itu terjadi (dari 1.500 lebih surat suara ada yang tercoblos) ada konsekuensi hukum lainnya. Tapi yang jelas yang bersangkutan tidak diikutkan lagi dalam proses lipat surat suara,” ungkapnya.
Editor: Zuhri Noviandi