Jubir PA Abdya Bantah Adanya Perpecahan di Internal DPW

Foto: Dok PA Abdya.
Pengurus PA Abdya saat Muswil ke III.

“Tidak benar, insya Allah DPW PA Abdya, tetap kompak dan solid,” ujar Juru Bicara (Jubir) DPW PA Abdya, Rahmat Saputra.

Blangpidie – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Aceh (PA) Aceh Barat Daya (Abdya) membantah adanya isu perpecahan di internal partai.

“Tidak benar, insya Allah DPW PA Abdya, tetap kompak dan solid,” ujar Juru Bicara (Jubir) DPW PA Abdya, Rahmat Saputra, Minggu (30/4).

Menurut Rahmat, bukti DPW PA Abdya solid dan kompak bisa dilihat pada pelaksanaan Muswil III DPW PA Abdya pada 17 April lalu, dimana Muswil terlaksana dengan baik, aman dan telah terpilih secara aklamasi Tgk H Abdurrahman Ubit sebagai Ketua DPW PA Abdya.

“Bukan itu saja, salah satu Point Muswil III, merekomendasi adanya pemerataan daerah untuk struktur di tingkat pimpinan. Alhamdulillah, itu juga terpenuhi dan SK kepengurusan DPW PA Abdya juga sudah turun. Yang mana, Ketua itu Panglima Do (perwakilan dari Daerah III), Sekjend itu Bang Am Nasir (perwakilan Daerah I), dan Bendahara Cek Nasrijal (keterwakilan wilayah II). Begitu juga, dalam komposisi pengurus baru, juga ada keterwakilan underbow partai,” terangnya.

Rahmat meminta para kader, para senior dan pengurus DPW PA Abdya agar tidak terpengaruh dengan isu-isu miring yang berkembang. Saat ini, yang harus difokuskan adalah bagaimana kekompakan yang sudah terbangun harus sama-sama dijaga, guna memenangkan Pileg 2024.

“Kalau ada yang menyampaikan isu-isu miring seperti itu, dapat dipastikan itu provokator dan pihak yang takut melihat kita telah bersatu dan solid dibawah kepemimpinan Tgk H Abdurrahman Ubit dan Tgk Am Nasir,” tegasnya.

Rahmat juga meminta agar kepada pihak-pihak luar yang selama ini telah menebar berita hoax, untuk segera berhenti dan tidak ikut campur.

“Insya Allah, kami solid dan kompak, dibawah satu komando, sehingga tidak goyang dengan riak-riak kecil,” pungkasnya.

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...