Hilang Paspor, Kepulangan Seorang Jemaah Haji Asal Aceh Besar Ditunda
Foto: Rianza/HabaAceh.id“Sedangkan yang lainnya alhamdulillah kondisinya sehat dan dibawa ke embarkasi Asrama Haji Aceh,” pungkasnya.
Banda Aceh — Seorang jemaah haji asal Aceh Besar yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama, Faridah, mengalami kehilangan paspor saat di Bandara Internasional Jeddah, Arab Saudi.
Akibat kehilangan paspor tersebut kepulangan Faridah ke Tanah Rencong terpaksa ditunda terlebih dahulu.
“Dari 393 jemaah yang tadi rencana diberangkatkan, tapi ada satu jemaah yang kebetulan kehilangan paspor di Bandara Jeddah, namanya Faridah dari Aceh Besar,” kata Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, Azhari, Rabu (5/7).
Azhari mengungkapkan, menurut informasi saat ini petugas PPIH di Arab Saudi sudah membantu Faridah untuk mendapatkan Surat Pengganti Laksana Paspor (SPLP) agar dirinya bisa dipulangkan ke Tanah Air.
Dengan surat itu, kata Azhari, maka Faridah akan dipulangkan ke Indonesia bersama jemaah kloter 3 embarkasi Aceh, yang rencananya akan tiba di Bandara SIM, Aceh Besar pada Kamis (6/7) pukul 23.20 WIB.
“Alhamdulillah telah keluar SPLP nya dan insyaAllah akan diberangkatkan di kloter 3,” ujarnya.
Sebelumnya, sebanyak 392 jemaah haji kloter pertama embarkasi Aceh telah tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar, Rabu (5/7) pukul 03.17 WIB.
Dari 392 jemaah yang dipulangkan tersebut, seorang jemaah terpaksa dibopong ke Asrama Haji Aceh menggunakan ambulans karena mengalami kelelahan.
“Sedangkan yang lainnya alhamdulillah kondisinya sehat dan dibawa ke embarkasi Asrama Haji Aceh,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, mereka diterbangkan dari Bandara Internasional Jeddah, Arab Saudi menggunakan maskapai Garuda Indonesia Skyteam boeing 777-300 ER. Pesawat yang tiba membawa jemaah kloter pertama itu sedikit terlambat dari jadwal sebelumnya.










Komentar