Harga Emas di Banda Aceh Masih Tinggi, Tembus Rp4 Juta Lebih Per Mayam
Banda Aceh - Harga emas murni di Banda Aceh masih tinggi, bahkan kini harga emas perhiasan kadar 99 persen tembus hingga Rp4.060.000 per mayam.
“Hari ini emas murni belum ongkos Rp3.910.000 per mayam. Ongkos pembuatannya masih standar Rp100-Rp150 ribu tergantung kerumitan pembuatannya,” kata Daffa seorang pedagang emas di Pasar Aceh, Banda Aceh, Selasa (28/5).
Daffa mengatakan harga tersebut lebih mahal Rp30 ribu dibandingkan sebelumnya dengan harga Rp3.880.000 per mayam. Sementara itu, harga emas Antam juga ikut naik, saat ini per gram dijual Rp1.365.000 dari sebelumnya Rp1.355.000.
Menurut Daffa, kenaikan harga emas tersebut dipengaruhi oleh kondisi politik dunia, dimana bank sentral Amerika saat ini sedang menanti menaikkan suku bunga atau tidak.
“Selain itu kondisi ekonomi masyarakat kita juga sedang melemah karena inflasi. Kedepannya untuk turun banyak seperti tidak mungkin, tapi kalau naik itu udah pasti” ujarnya.
Meski harga emas naik, kata Daffa, tidak membuat masyarakat ramai-ramai menjual emas. Sebab, masyarakat Banda Aceh dan Aceh Besar yang dominan membeli emas di tokonya sudah mulai paham investasi jangka panjang.
“Saat ini yang beli 80 persen dan jual 20 persen. Mereka jual karena memang butuh uang, bukan cari keuntungan karena melihat harga emas sedang mahal. Masyarakat kita sudah lebih paham investasi jangka panjang,” pungkasnya.
Editor: Mulyana Syahriyal