Empat Wisata Pantai di Sigli yang Layak Dikunjungi

Empat Wisata Pantai di Sigli yang Layak DikunjungiFoto: M Isa/HabaAceh.id
Pantai Mantak Tari, di Kecamatan Simpang Tiga, Pidie

Sigli - Pantai memberi pemandangan menakjubkan dan menyegarkan mata. Pidie yang sebagian wilayahnya berada di pesisir selat malaka, memiliki pantai indah dan menjadi tujuan liburan domestik para wisatawan. 

Wisata pantai di Pidie pernah mengalami kejayaan sebelum era milenium, di mana pada tahun 90-an ke bawah, hampir setiap hari libur kawasan pantai selalu ramai didatangi warga. 

Lebih satu dekade pasca tsunami dan konflik Aceh, tanpa alasan yang jelas, pantai menjadi sepi pengunjung seolah tidak lagi menjadi tujuan wisata dan terasa mati suri. 

Namun, beberapa tahun belakangan wisata pantai di daerah penghasil kerupuk mulieng tersebut kembali berdenyut, warga mulai mempergunakan waktu liburnya untuk berwisata di kawasan pantai bersama keluarga atau kerabat. 

Meski belum tertata dengan baik, berikut rekomendasi wisata pantai yang layak dikunjungi saat liburan di negeri Pedir yang semuanya berada dalam satu garis pantai di selat malaka. 

1. Pasi Sukon

Pasi Sukon tidak asing lagi bagi warga Pidie, sebagai destinasi wisata yang melegenda dengan romantisme masa lalunya. 

Pantai ini berada di arah timur Kota Sigli, masuk wilayah administrasi Gampong Blang Paseh, hanya berjarak sekitar dua kilometer atau bisa ditempuh dalam waktu lima menit berkendara dari arah pendopo Bupati Pidie ataupun Bundaran Aneuk Mulieng, anda sudah sampai ke tempat yang dituju.

Hampir setiap pekan pantai yang eksotik tersebut dikunjungi wisatawan lokal dari berbagai kecamatan terutama di waktu minggu pagi hingga jelang siang.

Pantai ini masih sangat sederhana, tak ada tiket masuk alias gratis. Memasuki bibir pantai, tampak deretan pondok warung milik warga yang menjajakan aneka makanan dan minuman dengan harga terjangkau. 

Selain dijadikan tempat permandian, ada juga yang melakukan terapi dengan cara menimbun setengah badan dengan pasir, karena pasir yang berwana hitam diyakini bisa menambah kebugaran tubuh.

2. Mantak Tari

Mantak Tari memiliki bibir pantainya yang landai terletak di Gampong Mantak, Kecamatan Simpang Tiga.

Pantai ini juga kerap dijadikan tempat mandi laut, letaknya pun tidak jauh dari pusat Kota Sigli dan mudah dijangkau atau hanya terpaut sekitar 15 menit berkendara dari Ibukota Kabupaten Pidie.

Seperti di Pasi Sukon, Mantak Tari juga memiliki hamparan pasir hitam yang dipercayai dapat menyembuhkan berbagai penyakit, khususnya tulang. 

Bedanya di sini karakter ombaknya yang kadang-kadang tinggi, sehingga pengunjung yang ingin mandi harus meningkatkan kewaspadaannya. 

3. Pantai Pelangi

Pantai yang satu ini berada di tepat di hadapan rumah dinas atau pendopo Bupati Pidie. 

Sebelumnya pantai ini dikenal dengan Kuala Bhom yang memiliki hamparan pantai yang luas, setelah direnovasi pada tahun 2018, kawasan ini berganti nama menjadi Pantai Pelangi. 

Sama halnya dengan Pasi Sukon dan Mantak Tari, di sepanjang pantai ini juga telah dipasang jeti atau batu pemecah ombak, bedanya di Pantai Pelangi tidak ada lagi hamparan pasir laut. 

Pantai Pelangi ini tampak semrawut, meski ada taman, gazebo, pergola atau tempat berteduh, dan bangunan kios tampak tidak terurus. 

Namun demikian lokasi ini menjadi tempat favorit warga menikmati suasana laut di sore hari. 

Selain taman yang dijadikan lapak sewa permainan anak, di sepanjang jalannya disuguhi aneka jajanan makanan dan minuman.

Di lokasi pantai pelangi, terdapat venue sepatu roda atau roller skates yang sebelumnya dipergunakan untuk event olahraga PORA Aceh 2022, kemudian direnovasi menjadi venue PON Aceh-Sumut yang berlangsung September 2024 lalu.

4. Pasi Rawa

Pantai ini juga berada di kawasan pinggir Kota Sigli letaknya di Gampong Pasi Rawa, yang merupakan perkampungan nelayan, atau kurang lebih dua kilometer dari pusat Kota Sigli. 

Tiba di pantai ini akan terlihat puluhan perahu nelayan yang ditambat di tepi pantai, tiap hari libur Pasi Rawa juga ramai dikunjungi warga untuk mandi laut. 

Pasi rawa memiliki hamparan pasir yang luas dan tidak dipasang batu jeti atau pemecah ombak seperti pantai lain di sekitar Kota Sigli. 

Sayangnya pantai ini juga tidak dikelola dengan baik, sampah yang berserakan menjadi pemandangan khas pantai ini. 

Nah, bagi anda yang suka wisata bahari semua pantai di sekitaran Kota Sigli tersebut layak antuk dikunjungi sambil menikmati gemuruh ombak Selat Malaka di negeri Pang ulee buet ibadat, Pang ulee hareukat meugoe.

Selamat berakhir pekan! 

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...