Diperiksa KPK di Kasus Ayah Merin, Darwati Ngaku Ditanya 6 Pertanyaan Standar
“Sekitar lima atau enam pertanyaan aja ya seputar Ayah Merin dan pertanyaan-pertanyaan standar aja,” ujarnya.
Banda Aceh – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Darwati Agani, sebagai saksi dalam kasus korupsi gratifikasi senilai Rp32,4 miliar yang melibatkan Izil Azhar alias Ayah Merin, pada Rabu (3/5) kemarin.
“Sebagai warga negara apabila ada pemanggilan saya wajib datang,” kata Darwati kepada wartawan, Kamis (4/5).
Darwati mengaku, saat diperiksa penyidik lembaga anti rasuah itu dirinya hanya ditanyai sebanyak enam pertanyaan. Selebihnya cuma mengisi biodata pribadi.
Selain itu, kata Darwati, selama setengah jam pemeriksaan dirinya juga memberikan data sesuai yang diminta oleh penyidik.
“Sekitar lima atau enam pertanyaan aja ya seputar Ayah Merin dan pertanyaan-pertanyaan standar aja,” ujarnya.
Darwati menyebut, selain dirinya KPK juga memeriksa salah seorang putranya, Teguh Agam Meutuah. Menurutnya Teguh diperiksa karena terdaftar dalam notaris sebagai Yayasan Sambinoe.
“Anak saya yang diperiksa cuma si Teguh karena Teguh terdaftar di notaris sebagai Ketua Sambinoe mulai dari tahun 2017, jadi karena ada terdaftar nama ya dipanggil aja,” ungkapnya.
Sebelumnya, penyidik KPK memanggil sebanyak 16 orang sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pembangunan infrastruktur dengan tersangka Ayah Merin. Pemeriksaan berlangsung di Ditreskrimsus Polda Aceh.
Adapun saksi-saksi yang diperiksa KPK untuk tersangka Ayah Merin adalah sebagai berikut:
- Darwati Agani, anggota DPRA
- Sabaruddin Salamsh, wiraswasta
- Maswar, pegawai BPKS
- Muhammad Taufiq Reza, Direktur Utama PT Tuah Sejati.
- Maitanur, PNS
- Ny. Maryati, dosen
- Ratnawati, PNS
- Sri Wahyuni Siregar, PNS
- Suriati Husen, PNS
- Devi Surita, PNS
- Faisal Azwar, PNS Bappeda Kota Sabang
- Faisal, PNS Dinas PUPR Pemkot Sabang (Jabatan sekarang Sekertaris Dinas PUPR Pemkot Sabang)
- Teguh Agam Meutuah (Yayasan Sambinoe)
- Nurmasyitah, wiraswasta
- Dewi Meuthia, wiraswasta
- Nadia, wiraswasta.






Komentar