Aceh Sudah Memasuki Musim Kemarau
Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan dalam tiga hari ke depan hampir seluruh wilayah di Aceh cerah berawan. Namun, terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah bagian barat.
“Meskipun sebagian besar cerah berawan, tapi ada potensi hujan dengan intensitas Ringan yang dapat terjadi di wilayah Aceh Barat, Nagan Raya dan sekitarnya pada sore hari,” kata BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh, Miftahul Jannah, Kamis (14/3).
Miftahul mengatakan, sebagian besar wilayah Aceh sudah memasuki musim kemarau. Namun pada bulan April diperkirakan beberapa wilayah masih terdapat potensi hujan terutama Aceh bagian barat hingga selatan.
“Sebagian besar sudah memasuki musim kemarau dan puncak musim kemarau biasanya pada bulan Juni hingga Agustus,” ujarnya.
Sementara itu, suhu udara di Aceh di daerah pesisir atau dataran rendah berkisar antara 23 derajat celcius hingga 34 derajat celcius. Sedangkan wilayah tengah Aceh yang berada di dataran tinggi berkisar antara 18 hingga 26 derajat celcius.
Kemudian, kata Miftahul, arah angin umumnya bertiup dari timur laut hingga selatan dengan Kecepatan angin di wilayah aceh berkisar antara 5-20 km/jam. Tinggi Gelombang di perairan Aceh umumnya berada pada kategori rendah hingga sedang yaitu sekitar 0.1 meter hingga 2.5 meter.
“Masih relatif aman untuk aktivitas perairan dan khususnya daerah penyebrangan. Untuk tinggi gelombang lintas penyeberangan, banda aceh-sabang dan Meulaboh-Sinabang berada pada kategori tenang hingga rendah,” pungkasnya.
Editor: Zuhri Noviandi